Rolf’s Place

Berjalan sedikit lebih jauh ke selatan kota Nairobi dan berbatasan langsung dengan salah satu sisi Nairobi National Park, kita bisa menemukan tempat ini, Rolf’s Place, salah satu tempat makan yang menjual pemandangan sedikit terbuka, luas dan lumayan menyegarkan tapi dengan satu syarat, jangan lagi laper banget kalo mau kesini, kenapa ? mungkin karena jualannya adalah pemandangan (kayaknya) jadi untuk service makanannya sendiri sedikit memakan waktu yang lebih panjang dari tempat makan biasanya, alias lama, jadi klo emang lagi laper dan niatnya murni makan bisa emosi jadinya, tapi kalo niatnya santai dan sambil obrol-obrol ngak berasa juga, lumayan lah buat ganti suasana.

Untitled-2.jpg
Sisi ruangan bagian dalam

Bangunannya cukup unik, dengan gaya rumah tua dan benda-benda tua juga didalamnya membuat bangunannya sangat menarik, terlebih lagi dengan jembatan gantung yang harus dilalui sebelum sampai ditempat ini, sedikit tantangan buat yang takut ketinggian.

Untitled-4.jpg
Interior Klasik

Perjalanan ke tempat ini pun ngak gampang-gampang amat, sedikit butuh perjuangan lebih, karena kita harus menyusuri jalan tanah yang berbatu hampir sekitar 2Km, dengan debu yang bertebaran dan batu-batu yang lumayan “menggangu” sehingga dengan sangat terpaksa harus berkendaraan dengan sangat lambat.

Untitled-9.jpg
Jembatan Gantung ; sebagai pintu masuk

Jembatan gantungnya cukup kokoh sebenernya, tapi karena agak panjang jadi saat berada di tengah jembatan goyangannya sedikit berasa, ditambah sungai kering yang berbatu tajam dibawah jembatan sedikit menambah dramatis khayalan kita klo jembatan ini tiba-tiba putus :)) selesai sudah ….

Untitled-7.jpg
Meja makan dari kayu dan kursi-kursi ala safari
Untitled-10.jpg
Tempat makan dibagian luar

Selain didalam ruangan tempat makan yang menjadi favorit adalah diluar, berhadapan langsung dengan alam terbuka dan angin yang cukup kencang.

Untitled-6.jpg

Untitled-1.jpg

Untuk sebuah tempat makan yang orang-orangnya bakalan lama ngak pergi-pergi, harga makanannya cukup masuk akal sekitar 1,300 – 2,000 uang lokal sini, ya senilai 150,000 – 250,000 rupiah (klo hari ini (masih sama kan dengan harga makanan di cafe-cafe dikita)) dan untuk semua perjuangan yang dilalui ; buat aku masih layak lah tempat ini buat dikunjungi.

Untitled-13.jpg

Terakhir ; sebagai bonus kita bisa berfoto-foto bareng orang Maasai, walaupun ngak asli 😀 tapi lumayan lah dari pada harus jauh-jauh ke Maasai Mara, agak mirip lah dan cukup mewakili.

–fg

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s